Untuk mengetahui perintah-perintah apa saja yang berlaku di Command Prompt, cukup ketikkan HELP kemudian tekan Enter. Untuk
mengetahui daftar parameter spesifik untuk perintah tertentu, ketikkan
spasi diikuti tanda /? di belakang perintah utama. Misalnya, untuk
mengetahui parameter-parameter apa saja yang dapat diberikan untuk
perintah “DIR”, cukup ketikkan “DIR /?” kemudian tekan Enter.
Di
bawah ini diberikan ringkasan daftar perintah-perintah yang dapat
digunakan di Command Prompt, yang penyajiannya dibagi dalam tiga
kategori: dasar, mengenah dan lanjut. Pembagian ini diharapkan dapat
memudahkan pembaca yang masih pemula untuk memilih prioritas
perintah-perintah mana yang perlu dipelajari terlebih dahulu, terutama
perintah-perintah yang paling sering digunakan. Sebenarnya tidak semua
perintah disajikan di sini, hanya seingat dan sesempat penulis saja
(halah…).
Perintah-perintah tingkat dasar:
Perintah-perintah tingkat dasar diperuntukkan bagi mereka yang masih dalam tahap belajar.
ATTRIB Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah atribut file
CLS Perintah internal. Untuk menghapus layar monitor
COPY Perintah internal. Untuk mengkopi file
DEL Perintah internal. Untuk menghapus file
DIR Perintah internal. Untuk melihat daftar file/folder di folder/direktori tertentu
MD Perintah internal. Untuk membuat direktori/folder baru
RD Perintah internal. Untuk menghapus folder (folder kosong)
REN Perintah internal. Untuk mengubah nama file/folder
TYPE Perintah internal. Untuk melihat isi file
Perintah-perintah tingkat menengah:
Perintah-perintah
tingkat menengah diperuntukkan bagi mereka yang mulai mempelajari
langkah-langkah recovery ringan, seperti format/install ulang, bad
sector recovery.
EDIT Perintah eksternal. Untuk mengedit file teks (interaktif)
FDISK Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/membuat partisi harddisk
FORMAT Perintah eksternal. Untuk memformat disket/harddisk
MORE Untuk mencegah tampilan menggulung terus-menerus
SYS Eksternal apa internal ya? Yang jelas untuk membuat disket/harddisk jadi bootable
Perintah-perintah tingkat lanjut:
DEBUG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah isi file dalam format heksadesimal
REG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/menghapus key/value registry
TASKKILL Perintah eksternal. Untuk menghentikan/membunuh proses yang sedang berlangsung
TASKLIST Perintah eksternal. Untuk melihat daftar proses yang sedang berlangsung
Perintah-perintah BATCH
@
ECHO
REM
Program-program Utilities
QuickBASIC, PASCAL, TURBO C (bahasa pemrograman, program untuk membuat program).
Partition Magic for DOS (program partisi yang lebih mudah digunakan dibandingkan FDISK>/p>
MELIHAT DAFTAR FILE: “DIR”
Perintah
“DIR” berfungsi untuk melihat daftar file/folder yang berada di
direktori atau folder tertentu. Sebenarnya perintah DIR mempunyai
banyak sekali parameter perintah yang dapat kita gunakan untuk
membatasi daftar file/folder yang kita inginkan. Di antaranya,
parameter-parameter ini dapat kita gunakan untuk menentukan file,
folder atau file dan folder yang ingin kita lihat di direktori/folder
tertentu, kemudian menentukan apakah kita akan menampilkan file-file
yang hidden atau tidak, kemudian mengurutkan berdasarkan nama, tanggal,
ukuran, dan sebagainya. Untuk mengetahui daftar parameter dan cara
penggunaannya, ketikkan “DIR /?” kemudian tekan Enter.
Melihat daftar file/folder dalam direktori/folder tertentu
DIR (tanpa parameter)
Melihat daftar file saja
DIR /a-d
Melihat daftar folder saja
DIR /ad
Melihat daftar file yang tersembunyi
DIR /a-dh
Melihat daftar folder yang tersembunyi
DIR /adh
Melihat daftar file/folder yang tersembunyi
DIR /ah
MENGETAHUI/MENGUBAH ATRIBUT FILE: “ATTRIB”
Untuk mengetahui daftar parameter untuk perintah “ATTRIB”, ketikkan “ATTRIB /?”.
Melihat attribut file/folder
Format umum: ATTRIB namafile
Contoh: ATTRIB readme.txt
Untuk melihat attribut dari beberapa file/folder, gunakan wildcards character (*) pada namafile.
Mengubah attribut file/folder
ATTRIB daftaratribut namafile
Daftar atribut yang valid: H, R, S
Gunakan
tanda ‘-’ di depan kode attribut untuk menonaktifkan atribut tertentu,
gunakan tanda ‘+’ untuk mengaktifkan atribut tertentu.
Contoh pemakaian:
Mengubah atribut file README.TXT menjadi hidden
ATTRIB +h README.TXT
Mengaktifkan atribut hidden sekaligus atribut system pada file README.TXT
ATTRIB +h +s README.TXT
Menonaktifkan
attribut hidden, read-only dan system pada semua file dalam direktori
aktif (current directory). Kombinasi atribut ini dapat digunakan untuk
memunculkan kembali file-file yang ‘disembunyikan’, misalnya sebagai
dampak infeksi virus ke komputer:
ATTRIB -h -r -s *.*